Patriotisme generasi milenial
ARTIKEL
KEWARGANEGARAAN
PATRIOTISME
GENERASI MILENIAL

Dosen pengampu:
Drs. Irwan M.Pd
Disusun
Oleh :
Oktavia
Pratiwi (A1C118053)
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN
PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
2018
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Kuasa yang telah
memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan
penyusunan artikel ini tepat pada waktunya meskipun dalam bentuk maupun isinya
yang sangat sederhana.
Harapan kami semoga artikel ini dapat dipergunakan sebagai salah satu
acuan, petunjuk maupun pedoman, juga membantu menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca, sehingga untuk kedepannya kami dapat memperbaiki
bentuk maupun isi artikel ini dengan lebih baik.
Kami menyadari bahwa artikel ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu
kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan
demi kesempurnaan artikel ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah
berperan serta dalam penyusunan artikel ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah
Yang Maha Kuasa senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.
Jambi, Desember 2018
Oktavia Pratiwi
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Jiwa patriotisme dan nasionalisme mayoritas masyarakat
Indonesia saat ini sangat rapuh baik
generasi muda maupun generasi tuanya. Salah satu solusi agar dapat keluar dari
krisis tersebut adalah menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme pada
seluruh warga bangsa, khususnya pada generasi muda. Dangean demikian, salah
satu langkah efektif untuk membangun dan menanamkaan jiwa nasionalisme kepada
generasi muda adalah lewat dunia pendidikan.
Jiwa Patriotisme harus tertanam sejak dini sehingga membentuk suatu
karakter generasi penerus bangsa yang cinta dan menghargai tanah air, sebagai
generasi penerus bangsa kita sadar tidak cukup hanya menghargai jasa-jasa
pahlawan namun kitapun harus mengemban tugas sebagai penerus bangsa yaitu
melanjutkan perjuangan bangsa.
1.2 Tujuan
1. Mengetahui apa yang di
maksud dengan patriotisme?
2. Mengetahui apa saja
sikap patriotisme?
3. Mengetahui faktor apa
saja yang menyebabkan patriotisme menurun dikalangan generasi muda?
.
PEMBAHASAN
1. Pengertian
Patriotisme
Patriotisme berasal dari patria dan isme. Patria artinya
tanah air dan isme adalah jiwa, sehingga patriotisme dapat diartikan sebagai
jiwa mencintai tanah air. Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan bahwa
patriotisme adalah sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya
untuk kejayaan dan kemakmuran tanah airnya; semangat cinta tanah air;
nasinalisme; dan amat diperlukan dalam pembangunan. Blank dan Schmith
mengungkapkan bahwa patriotisme berbicara mengenai cinta dan loyalitas.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa patriotisme adalah rasa cinta pada tanah air
yang ditampakan dengan cara membela dan rela berkorban bagi bangsa serta
negara.
·
Patriotisme menurut para ahli
1.
Blank dan Schmidt
Seperti telah dijelaskan sebelumnya
bahwa pada mulaya patriotisme diartikan sama dengan nasionalisme. Namun, Blank
dan Schmidt tidak sependapat dengan hal itu. Mereka berpendapat bahwa
nasionalisme lebih bernuansa mendominasi dan menonjolkan superioritas terhadap
bangsa lain, sedangkan patriotisme lebih berbicara akan cinta dan loyalitas.
2.
Staub
Berbeda dengan Blank dan Schmidt,
Staub lebih menekankan bahwa patriotisme merupakan sebuah keterikatan seseorang
pada kelompoknya baik mengenai suku, bangsa, maupun partai politik. Keterikatan
ini disertai dengan keloyalan atau kesetiaan seseorang terhadap suatu kelompok
tertentu. Ia menjelaskan bahwa terdapat dua jenis patriotisme yaitu patriotisme
buta dan konstruktif.
·
Patrioisme
buta – Patriotisme ini didefinisikan sebagai sebuah keterikatan kepada negara
tanpa memandang apapun. Ciri khasnya adalah tidak mempertanyakan segala
sesuatu, loyal, dan tidak toleran terhadap kritik.
·
Patriotisme
konstruktif – Berbeda dengan patriotisme buta, patriotisme ini mendukung adanya
kritik dan pertanyaan dari anggotanya demi tercapainya perubahan ke arah yang
lebih baik untuk kesejahteraan anggotanya.
3.
Richard Aldington
Seorang pemikir berkebangsaan Inggris
Richard Aldington terdapat perbedaan antara nasionalisme dan patriotisme.
Menurut Aldington, patriotisme adalah suatu rasa tanggung jawab kolektif yang
hidup dan tentunya dibutuhkan dalam setiap bentuk kehidupan bersama, pada
tingkat lokal maupun internasional.
4.
Budiyono
Berdasarkan pendapat dari Budiyono,
patriotisme merupakan sikap yang berupaya menjaga kemerdekaan dengan segala
cara, termasuk dengan mengorbankan jiwa dan raga. Menurutnya sikap ini terdiri
dari beberapa indikator diantaranya adalah :
·
Tingginya
jiwa nasionalisme dimana masyarakat memiliki kesadaran untuk membela tanah air
dengan segenap kemampuannya.
·
Nilai
nasionalisme yang ada telah diwariskan oleh tokoh-tokoh pejuang terdahulu.
·
Adanya
keyakinan bahwa perjuangannya adalah benar baik ditinjau dari segi agama,
rasio, maupun amanah bangsa untuk menjaga kemerdekaan.
·
Adanya
kesadaran untuk melakukan yang terbaik bagi bangsa dan negaranya
5.
Mangunhardjana
Mangunhardjana mendefinisikan
patriotisme sejati kedalam 5 (lima) ciri khas, adapun penjabarannya seperti
diuraikan di bawah ini :
·
Patriotisme
sejati bersifat terbuka yang artinya melihat bangsanya dalam konteks hidup di
dunia, mau terlibat di dalamnya, dan adanya kesediaan untuk belajar dari
bangsa-bangsa lainnya.
·
Patriotisme
sejati adalah rasa memiliki identitas diri sehingga bangga melihat, menerima,
dan mengembangkan watak kepribadian bangsa sendiri.
·
Patriotisme
sejati memandang bangsa dalam perspektif historis mulai dari masa lampau, kini,
sampai masa yang akan datang. Bermodalkan nilai-nilai dan budaya bangsa yang
dijunjung sejak dahulu dan berjuang diwaktu kini demi mencapai cita-cita yang
telah ditetapkan.
·
Patriotisme
sejati berarti solider dan bertanggung jawab atas seluruh bangsa. Rasa cinta
terhadap bangsa dan negara sendiri tidak dijadikan sebagai tujuan diri sendiri,
melainkan diciptakan sebagai bentuk solidaritas untuk mencapai kesejahteraan
masing-masing dan bersama seluruh bangsa dan warga negara.
·
Patriotisme
sejati bersifat berani dalam melihat diri sendiri seperti apa adanya. Baik
segala kelebihan dan kekurangannya maupun unsur positif dan negatifnya mampu
menerimanya dengan lapang hati.
6.
Ensiklopedia Indonesia
Berdasarkan penjelasan yang ada dalam
Ensiklopedia Indonesia, patriotisme diartikan sebagai rasa kecintaan dan
kesetiaan seseorang pada tanah air dan bangsanya, kekaguman pada adat
kebiasaaan, kebanggaan terhadap sejarah dan kebudayaannya, serta sikap
pengabdian demi kesejahteraan bersama.
7.
Kamus Umum Bahasa Indonesia
Dalam kamus ini, patriotisme diartikan
sebagai sikap dan semangat yang sangat cinta kepada tanah air sehingga berani
berkorban jika diperlukan oleh negara.
1.2 Mengetahui apa saja sikap patriotisme?
1. Belajar
Belajar adalah sebuah aktifitas
pembangunan nasional. Dengan belajar kita diharapkan apat menjadi agen-agen
yang berguna dimasa depan demi mempertahankan kesejahteraan bangsa.
2. Bersikap
kritis
Khususnya generasi muda, kita
diharapkan memiliki sifat kritis terhadap hal apapun, salah satunya terhadap
pemerintah. Kita harus mengetahui mana yang harus dibela dan mana yang harus
dibenahi. Sehingga pada saatnya nanti bagian tersebut kita duduki, kita dapat
bersikap semestinya. Jika merefleksikan apa yang terjadi akhiran ini, generasi
muda hanya cenderung ikut-ukutan dan tidak melihat secara global sehingga
kadang keliru mengenai mana yang benar dan salah.
3. Membayar
pajak tepat waktu
Pajak adalah salah satu kewajiban
kita hidup disebuah negara. Pembangunan dapat berjalan lancar dengan adanya
pemasukan pajak yang lancar juga. Sehingga pajak merupakan materi yang dapat
kita berikan kepada negara, ini merupakan sebuah pengorbanan karena mungkin ada
sebagaian kecil dari kita yang masih menganggap bahwa pajak hanya menjadi
keuntungan pemerintah saja.
4. Menghargai
pendapat orang lain dalam musyawarah
Musyawarah merupakan salah satu
nilai luhur yang dimiliki bangsa Indonesia. Dengan menghargai pendapat orang
lain dalam musyawarah, kita mengorbankan diri untuk mendengarkan atau mungkin
merelakan pendapat kita apabila tidak diterima disebuah forum. Menahan diri
bila ada orang lain yang sedang menyampaikan pendapat juga merupakan sebuah
sikap rela berkorban.
5. Menggunakan
produk dalam negeri
Dengan menggunakan produk buatan negeri sendiri kita
memperlihatkan rasa kita mencintai dan setia atau loyal. Jaman sekarang sudah
banyak produk buatan dalam negeri yang kualitasnya tidak kalah dengan buatan
luar serta harganya juga lebih terjangkau dan dapat membantu peningkatan
perekonomian.
Diatas adalah beberapa hal-hal yang
dapat kita lakukan alam menjiwai semangat patriotisme dimasa sekarang ini.
Hal-hal tersebut adalah hal yang sederhana, maaka mulai sekarang berusahalah
sedikit demi sedikit jiwa patriotiseme agar tidak lenyap termakan jaman.
3. Mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan patriotisme
menurun dikalangan generasi muda?
Penyebab memudarnya nasionalisme dan patriotisme di
kalangan pemuda antara lain : Pemerintah pada zaman reformasi yang jauh dari
harapan para pemuda, sehingga membuat kecewa pada kinerja pemerintah saat ini.
Terkuaknya kasus-kasus korupsi, penggelapan uang Negara, dan penyalahgunaan
kekuasaan oleh para pejabat negara membuat para pemuda enggan untuk
memerhatikan lagi pemerintah. Sikap keluarga dan lingkungan sekitar yang tidak
mencerminkan rasa nasionalisme dan patriotisme, sehingga para pemuda meniru
sikap tersebut. Para pemuda merupakan peniru yang baik terhadap lingkungan
sekitarnya.
KESIMPULAN
Patriotisme adalah semangat cinta tanah air atau
sikap yang sudi mengorbankan segala-galanya untuk kejayaan dan kemakmuran tanah
airnya.
Patriotisme
dan nasionalisme memiliki hubungan yang sangat erat atau memiliki keterkaitan
antara satu dengan yang lain. Jadi, jika seseorang memiliki nasionalisme,
sikap patriot akan muncul dari dalam dirinya. Sehingga, sikap nasionalisme akan
menumbuhkan patriotisme pada diri seseorang.
Namun, terkadang rasa patriotisme dan nasionalisme
sering dilupakan oleh generasi penerus dan warga Indonesia. Oleh sebab itu kita
perlu menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme dengan berbagai cara agar
tercapai kehidupan bernegara yang aman, damai, dan sejahtera.
DAFTAR PUSTAKA
Komentar
Posting Komentar